ILM Islamic Art Festival Part 3 (3 poin berikutnya)

:: Tiga pesan berikutnya dari Mariah Idrissi::

1. Networking
Dalam menggapai kesuksesan, pada akhirnya networking itu penting. Seseorang itu harus humble pada orang lain karena dia yakin bahwa kesuksesan yang dia miliki sekarang salah satunya adalah dengan memperluas networking. Pesan dia juga pada para peserta, dia terbuka untuk diajak berdiskusi. Karena menurutnya, acara seperti ini adalah kesempatan bagus untuk memperluas networking. Kita tidak tahu akan bisa bersinergi di mana dalam menjalani apa yang sedang kita perjuangkan saat ini.

Ini mirip ni sama pesan kak Shandy lagi di sharing#7pagibergizi. “Ketika kita mengikuti acara seminar atau pelatihan apapun, kalau bisa datang lebih awal dan pulang lebih lambat. Pepet para pembicaranya, dan di sana dia akan membagikan ilmu gaib-gaib yang nggak dia share di public. Pada kesempatan itu juga kita bisa membangun relasi, dengan diskusi lebih dalam di luar acara. Bukan pada sesi tanya jawab.”

2. Value
Mariah Idrissi mengatakan kita harus memiliki value. Tanyakan pada diri kita, value apa yang ada dalam diri kita yang bisa kita bagi kepada orang lain.

Setiap dari kita harus memiliki nilai yang bisa membuat kita bermanfaat bagi orang lain. Dan pesan ini sering kali saya dengar dari para tetua bahwa dalam hidup ini kita harus bisa bermanfaat bagi orang lain. Ibadah yang kita lakukan tidak hanya tentang kita dengan Allah saja, tapi juga ada hubungan yang kita jalin dengan sesama manusia.

3. Relationship with Allah.
Dia bilang “Relationship with Allah should be the first key.” Mariah Idrissi bercerita bahwa dia mendapatkan tawaran casting itu banyak. Tapi semuanya dia tolak, karena di situ dia tidak menemukan sesuatu yang berimpact pada umat. Jadi dia tolak.

Sedangkan di H&M (tempat dia berkarir sekarang) dia menemukan itu, karena dia adalah satu-satunya model yang berhijab, sehingga dia bisa menginspirasi memunculkan wajah islam di kalangan para model.

Dia berpikir bahwa inilah jalannya, dan meyakini bahwa Allah-lah yang menempatkan dia di situ. Sampai pada akhirnya dia mengatakan bahwa, segala decision yang dia ambil harus kembali lagi kepada Allah.

Di sini inget sama pesan bang Maula tentang doa dia. Dia nggak minta Afrakids akan menjadi besar atau tambah sukses. Tetapi doa yang dipanjatkan adalah. “Jika Afrakids dapat mendekatkan dia kepada Allah, maka dekatkanlah. Namun jika Afrakids justru menjauhkan dia dari Allah. Maka jauhkanlah.” Begitulah ketika kita menjadikan hubungan kita dengang Allah sebagai kunci yang paling utama. Di manapun keberadaan kita saat ini, di manapun kebermanfaatan kita saat ini. Yang terpenting adalah hubungan antara kita dengan Allah.

Leave a Reply