Jalan Pulang

“Alquran diturunkan sebagai panduan. Agar setiap manusia yang beriman tahu jalan pulang yang penuh kenikmatan meski itu tampak terjal dan penuh kepedihan.” ~Abdulah dalam buku Muhammad Sang Pewaris Hujan~

Satu kata yang paling berkesan di benakku dari novel ini adalah tentang “jalan pulang”. Hal ini memahamkan aku tentang kita. Bahwa hidup di dunia ini hanyalah perjalanan, bukan tujuan.

Selama perjalanan, pasti ada kerinduan yang kita rasakan. Ingin sekali segera pulang, ingin sekali bernaung dalam ketenangan, rindu sekali berjumpa dengan Yang Menjadi Tujuan Akhir kita. Seperti kutipan yang juga ada di buku yang sama. Begini isinya:

“Setiap manusia memiliki kerinduan kepada Tuhannya. Meski itu setitik kecil di dalam batinnya. Manusia berangkat meninggalkan Tuhan melalui kelahirannya di dunia. Lalu, kembali melalui perjalanan panjang di dunia hingga kematiannya.” ~Abdulah dalam buku Muhammad Sang Pewaris Hujan~

Awalnya aku begitu merindukanmu. Tetapi setitik kecil keimananku membawaku kembali mengingat bahwa kamu hanyalah kerinduanku pada dunia. Tak ada ketenangan, yang ada justru ternodainya hati karena terlalu sering mengingatmu.

Aku rindu nonton film hingga larut, aku rindu menyanyi di tempat karaoke sampai pegal mulut, aku rindu banyak hal yang mebuatku lupa pada tujuan. Beruntunglah karena manusia dicipkatan memiliki kerinduan pada Tuhannya. Sehingga sekecil apapun keimanan ini, aku menyadari bahwa ketenangan datang bukan dari hura-hura tapi dari seberapa banyak kita mengingat Tuhan, dan sekuat tenaga mengumpulkan informasi di Alquran agar bisa kembali pulang.

#JalanPulang #MuhammadSangPewarisHujan #TasaroGK #tulisan #prosa

 

Sumber foto: @wonderful_places

Leave a Reply