Kamu Mau Apa?

Curhat ini terpikir semalam sesaat setelah salat tarawih.

Tausiyah yang dibawakan oleh imamnya malam itu tentang diri kita di dunia.

Dunia ini penuh dengan masalah, bahkan kita sendiri tidak mengerti bagaimana caranya bisa beristirahat dari yang namanya masalah dunia.

Bagi orang mukmin, tempat istirahat mereka adalah ketika mereka mati dengan khusnul khatimah. Dia pergi tenang dalam kedamaian.

Bagi orang-orang durhaka yang hidup bebas di dunia, merasa dunia adalah surga. Saat mati mereka akan sangat sibuk sekali.

Masalah akan selalu datang sampai kita lulus. Dan kadang kita diuji dengan masalah yang bekali-kali kita jatuh di dalamnya, dan sulit sekali memahaminya, segala cara dicoba tapi lagi-lagi kita tak dapat titik temu.

Ustadznya bilang, dalam keadaan seperti itu kita harus fokus pada diri kita, kita bertanya pada diri apa yang yang salah, “cari kabel mana yang terputus dan mengacaukan aliran listriknya”. Jika tak juga kita temukan, serahkanlah perbanyak istighfar dan merendahkan diri di hadapan Allah. Agar Allah menyingkapkan rahasia-rahasia yang tak bisa kita lihat.

Setiap manusia diuji dengan masalahnya masing-masing. Dan setiap kita akan diberi petujunjuk yang berbeda.

Berhentilah membandingkan milik kita dengan milik orang lain. Berhentilah untuk menjadi apa yang orang lain mau dan lupa terhadap hal-hal yang penting untuk kita.

Kadang, saking besar pengaruh orang lain terhadap diri kita. Kita lupa untuk mencari waktu berdua dengan-Nya. Kita lupa bertanya pada diri sendiri. “SEBENARNYA MAU KAMU APA?” Kita lupa jujur pada diri sendiri. Dan akhirnya kita tak jujur juga pada Tuhan.

Aku kadang sering kali bercermin. Dan menatap dalam kepada bola mataku sendiri, lalu bertanya.

KAMU MAU APA?

Leave a Reply