Pergi untuk Kembali Lagi

Tidakkah kamu merindukan aku? Tanya bangunan ini kepadamu, iya kamu. Kamu yang pernah duduk bersila di atasnya, kamu yang pernah tanpa sadar tertidur ketika sedang bertilawah atau menghafalkan Alquran. 💞

“Masih adakah aku di hatimu?” Tanya tempat ini. Tempat di mana kita pernah duduk melingkar untuk melantukan ayat-ayat-Nya. 💞

Tidakkah kamu ingin kembali merasakan dinginnya lantai di pagi hari, dan ruangan yang terasa pengap ketika malam tiba? Suara-suara merdu dari mulut teman-teman di sekeliling kita yang sedang berinteraksi dengan Alquran. 💞

Di bangunan ini kamu mendengar kabar-kabar gembira adanya santri berprestasi, atau menangis bersama karena harus melepas kebergian salah satu teman yang tidak bisa melanjutkan perjuangan. Dan di bangunan ini pula kamu dapati kajian-kajian yang kadang kita nantikan kadang pula kita ogah-ogahan menghadapinya. 💞

Masih ingatkah kamu akan aku? Aku si tembok yang kau jadikan tempat bersandar sambil membaca Alquran. Juga ingatkah kamu kepadaku? akulah kaca jendela yang menjadi saksi kamu mengulang hafalan dan memperbaiki bacaan agar keluar pada tempatnya, narsis juga kamu, karena kamu membaca sambil kau lihat wajahmu sendiri di cerminku. 💞

Bangunan ini bilang kepadaku bahwa. Sesibuk apapun kamu sekarang, semoga moment berharga bersamanya tidak pernah terlupakan. Dan jika telah selesai urusanmu di luar, atau saat ada waktu luang, kembalilah, ikutlah rawat dan kembangkan bersama. Agar tak hanya kita yang merasakan kedamaian berada di tempat ini. Agar tak hanya kita yang memiliki moment indah bersama Quran di bangunan yang ngangenin ini. 💞

Mau tahu lebih jauh tentang kami? Cari di sini > kitabisa.com/membangunmimpi / iqf.or.id

Leave a Reply