Stay Connecting to Allah

Hidup terasa berat karena kita buta akan kehidupan dunia, kita sibuk mengarang cerita indah di kepala kita, dan saat ekspektasi tidak sesuai dengan kenyataan kita merasa sakit sekali.

Kenapa kita sibuk mengatur jalan hidup sendiri, tanpa melibatkan Allah? Kenapa kita memaksakan keinginan agar hidup sesuai dengan maunya kita. Tanpa menyerahkan semua kepada Allah?

Parahnya ketika keinginan pribadi jadi memunculkan penyakit-penyakit hati yang membuat kita jauh dari Allah. Kita jadi mencintai dunia dan rasa mahabah kepada Allah jadi berkurang.

“Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik.”

Akhir-akhir ini lagi tertarik banget sama bahasan soal hati, apa itu qalbu, sebuah organ yang Allah ciptakan dengan sangat menakjubkan.

Hari itu, bersama beberapa teman di salihah wanna be. Salah satu teman membawakan tema tentang keep connecting to Allah. In every single day. In every single step of your day.

Gimana sih caranya supaya bisa merasa terhubung dengan Allah?

Tifal bilang untuk bisa merasa terhubung dengan Allah, caranya adalah dengan sadar kita adalah hamba Allah
Kita menjadi walinya Allah. Tugas kita adalah menjadi penjaga bumi yang menyenangkan bagi semesta dan menjaga bumi.

Untuk terkoneksi kepada Allah, kita perlu menambah variabel syukur kita setiap harinya. Dan rasa syukur itu muncul ketika kita sadar bahwa apa yang Allah kasih ke kita adalah energy tersendiri untuk kita.

Bayangkan ketika bangun tidur kita meresapi kalimat hamdalah di dada kita karena Allah masih memberi kesempatan kepada kita untuk hidup.

Syukur bisa diekspresikan dengan menjadikan solat sebagai sumber energi. Pernah nggak kita berpikir tentang cerita bahwa Allah menciptakan malaikat yang tugasnya cuma rukuuuu aja, ada yang cuma sujuuuud aja, sepanjang usia tugas malaikat tersebut hanya itu.

Sedangkan kita, Allah berikan kesempatan kepada kita untuk solat secara lengkap dan sempurna. Makanya kita bisa jadi mahluk yang sempurna kalau kita deket sama Allah. Dan bisa kan hal ini juga menjadi alasan kita untuk menambah variable syukur?

Lalu, saat kejadian Isra mi’raj, Awalnya tugas untuk solat kan nggak cuma 5, tapi lebih dari itu. Tapi rasulullah meminta keringanan sampai beberapa kali, sampai akhirnya perintah wajib solat untuk manusia itu jadi hanya 5 saja. Jika kita mau sadar, apa yang kita dapatkan hari ini adalah hadiah dari Allah ta’ala terhadap kita.

Hari-hari yang kita jalani terkadang memang berat. Aktivitas yang padat kadang membuat hati lupa untuk terkoneksi dengan Allah.

Dan pada akhirnya untuk bisa tetap terkoneksi dengan Allah, ya mintanya sama Allah lagi.

Leave a Reply